Banjir luapan bengawan solo di tuban, menelan korban jiwa


Tuban citratv.co.id, Banjir luapan Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menelan korban jiwa. Seorang pelajar SMK tewas tenggelam saat bermain bersama teman-temannya di lokasi banjir. Mayat korban baru ditemukan Tim SAR dan warga pada Sabtu siang.

Dua regu Tim SAR diterjunkan ke lokasi banjir luapan Bengawan Solo di Desa Kedung Soko, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Sabtu pagi. Bersama warga, Tim SAR melakukan pencarian korban tenggelam yang diketahui bernama Bagus Aji (17), warga desa setempat.
 
Korban tenggelam sejak Jumat petang kemarin. Saat itu, korban bersama dua temannya, Doni dan Naim bermain di lokasi banjir sedalam dua meter. Diduga kelelahan, korban yang berenang tiba-tiba tenggelam.
 
Kedua teman korban tidak berani menolong dan langsung mencari bantuan kepada warga. Namun tubuh korban keburu hilang, tenggelam ke dasar banjir. Selanjutnya Tim SAR bersama warga melakukan pencarian. Namun, korban belum ditemukan.
 
Sabtu pagi, Tim SAR kembali melakukan pencarian korban disekitar lokasi tenggelamnya korban. Upaya Tim SAR akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa, tak jauh dari lokasi kejadian.
 
Mayat korban selanjutnya dievakuasi ke rumah duka menggunakan ambulan. Setelah dimandikan dan disholati, mayat korban langsung dimakamkan keluarga di pemakaman umum Desa Kedungsoko.
 
Sementara itu, saat ini kondisi tinggi muka air Bengawan Solo terus mengalami penurunan. Dari semula siaga merah, turun menjadi siaga kuning. Namun, belasan desa di empat kecamatan di Kabupaten Tuban hingga kini masih terendam banjir. Jika penurunan ini terus berlangsung, dipastikan dalam tiga hari kedepan banjir luapan sungai terpanjang di Pulau Jawa ini akan surut.(end)