Tertangkap Curi Sepeda Angin, Pemuda Bertato Menangis


Surabaya citratv.co.id, Karena takut ditahan polisi, seorang pemuda bertato menangis. Satu di antara dua tersangka ini ditangkap Reserse Polrestabes Surabaya, karena mencuri sepeda angin. Meski menangis, polisi tetap menahannya karena perbuatannya melawan hukum.

Apes menimpa dua anak baru gede (ABG) Raka (20) dan Oki (18), warga Rungkut, Surabaya. Keduanya ditangkap Reserse Polrestabes Surabaya, karena membawa sepeda angin curian.
 
Tersangka mengaku tak tahu kalau sepeda yang dibawanya adalah hasil curian. Tersangka mengaku hanya disuruh oleh DM, pelaku yang buron, mengantar sepeda ke kawasan Jalan Ketintang, dengan upah Rp 50 ribu.
 
Setelah semangat mengayuh sepeda angin sport dari Jalan Rungkut Barata menuju Jalan Ketintang. Ternyata mereka ditangkap di Jalan Bendul Merisi,  karena Onky Wibowo, korban memergoki sepedanya dibawa tersangka. Tersangka ditangkap massa dan akhirnya dibawa ke Polrestabes untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
 
Saat diperiksa di depan petugas, tersangka menangis teringat kakeknya yang tinggal sendirian di rumah. Tersangaka tak ingin ditahan karena kakeknya tak ada yang mengurus.
 
Dari tangan tersangka, petugas mengamankan dua sepeda angin. Meski tersangka menangis, namun polisi tak percaya begitu saja diduga tersangka terlibat pencurian sepeda angin sport, yang bertugas sebagai kurir. Petugas juga tengah melacak keberadaan DM yang menjadi otak pencurian sepeda angin ini. Ini dikatakan Kompol Bayu Indra Wiguno, Wakasat Reskrim Polrestabes.
 
Meski menangis , polisi tetap memproses secara hukum perbuatan ketiga ABG ini. Tersangka ditahan atas perbuatanya dalam waktu yang cukup lama.  Tersangka  dijerat pasal 55 jo 362 KUHP, terancam hukuman 5 tahun penjara.(end)